Langsung ke konten utama

sekolah vs perusahaan

Okee apa perbedaan dari kedua kata itu?
Iya sekolah tujuannya untuk mendidik n perusahaan untuk mencari keuntungan sebesar-besarnya.
Ketika sekolah dijadikan perusahaan bukan sbg ladang amal, apakah sekolah itu berjalan sesuai fungsi dan tujuannya?
Apa yg sebenarnya arti esensi dari sekolah itu sendiri??
Apakah seorang guru hanya dijadikan babu bagi sekolah2 yg lebih mementingkan dirinya sendiri?? Apakah mereka nga melihat bagaimana sulitnya orang tua peserta didik mencari uang yg tujuannya untuk menyekolahkan anaknya agar lebih baik dr orang tuanya? Dmana fikiran mereka. Apa harus dgn cara seperti ini? Sekolah dijadikan PT??
Okee kalo emang seperti itu kita tunggu aja kehancuran dari sekolah itu sendiri, apakah makin maju dan keren ataukah sebaliknya?
Semoga Allah memaafkan kalian semua termasuk diri ku sendiri yg nga tahu apakah itu benar atau tidak.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tafsir Ayat Kepemimpinan Dalam Al-Quran Tinjauan Tafsir Maudhu’i

Tafsir Ayat Kepemimpinan Dalam  Al-Quran Tinjauan Tafsir Maudhu’i Oleh: Amalia Safitri Ilmu Pendidikan Islam  Abstak Penulisan ini bertujuan untuk menjelaskan tentang tafsir ayat kepemimpinan dalam Al-Quran tinjauan tafsir maudhui. Metode yang digunakan dalam penulisan ini ialah hermeneutika sebagai sistem penafsiran (system of interpretation). Dalam hal ini hermeneutika sebagai sistem penafsiran dapat diterapkan, baik secara kolektif maupun secara personal, untuk memahami makna yang terkandung dalam suatu ayat Al-Quran. Hasil penulisan ini ialah terdapatnya beberapa ayat-ayat yang membahas tentang kepemimpinan yang terdapat dalam Al-Quran yang di tafsirkan secara maudhui atau secara tematik. Kebanyakan pendapat dari para mufassir menafsirkannya secara kontekstual dan dilihat dari asbabun nuzulnya ayat tersebut dan kebanyakan ayat Madaniah yang bisa dikatakan bahwa masalah kepemimpinan atau istilah kepemimpinan turun pada saat Nabi Muhammad saw sudah hijrah ke M...

Dimulai Dari Ke-Polosan

Sahabat??? Okee banyak orang yang berteori mengenai sahabat. Kalau aku boleh berteori, sahabat adalah seorang yang saling memotivasi, bisa menerima keadaan kita dalam hal senang dan sedih, menerima tingkah prilaku kita dan saling berbagi. Sudah lama sekali ini blog tidak saya tulis. Hmm kalo seandainya ini rumah mungkin sudah banyak sawang sawang, debu, jamuran. Hahaha. Untuk saat ini aku mulai menulis kembali yang terinspirasi dari kalian. Whattt kalian??? Yess. Kalian sahabat yang aku temukan di tempat kerja. Hmm tepatnya di sekolah. Kalian adalah orang orang yang sangattt luar biasa. Mental kalian seperti baja. Seperti tembok cina yang kokoh. Kerennn lahh pokoknya untuk kalian. :*) Mungkin saat ini kita tidak bersama lagi di tempat kerja. Tapi kita bisa ketemu di luarr kan. :'( sedihhh Hmm di tempat kerja saat ini aku belum menemukan seperti kalian yang bisa diajak gila, nerima kesongongan aku, nyanyi nyanyi berlebihan, bakal kangen sangat dengan kalian. Bakal ...

Strategi Pembelajaran Al-Quran dan Ibadah Dalam Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Oleh Amalia Safitri

Saya adalah seorang guru mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di sebuah sekolah dasar di Ibu Kota DKI Jakarta, tepatnya di SDN Tanjung Barat 07 Jakarta Selatan, DKI Jakarta. Sebelum saya mengajar di SDN Tanjung Barat 07, saya mengajar di sebuah sekolah menengah pertama yaitu SMP Garuda di daerah Jakarta Timur. Disana saya mengajar pelajaran Pendidikan Agama Islam dan pelajaran Baca Tulis Quran (BTQ). Pada kesempatan ini saya ingin membagikan pengalaman saya mengajar Pendidikan Agama Islam di SMP Garuda. Selama tiga tahun saya mengabdi sebagai pendidik disana membuat saya belajar banyak hal, seperti kesabaran dan keikhlsan. Pada perkenalan awal saya mengajar disana, saya sangat terheran karena banyak sekali peserta didik yang belum bisa membaca Al-Quran bahkan masih belum fasihnya dalam membaca surat Al-Fatihah. Dalam satu kelas hanya dua sampai lima orang yang dapat membaca Al-Quran. Setelah berjalan satu bulan saya mencoba untuk mengajak peserta didik melaksanaka...